Minggu, 09 November 2014

Geoglyphs

Seni, merupakan salah satu hal terpenting dalam hidup manusia. Seni bisa menggambarkan karakter seseorang, bahkan seni bisa melukis wajah sebuah peradaban. Peninggalan karya seni peradaban manusia dimulai dari puluhan ribu tahun yang silam ketika para manusia goa meninggalkan hiasan-hiasan dinding di dalam goa yang dikemudian hari dikenal dengan Petroglyph.


Geoglyph




Selain Petroglyph, karya seni manusia zaman pra sejarah mengalami perkembangan, walau hanya berawal dari Petrogyph, manusia secara perlahan belajar membentuk karya seni 3D, mulai dari Patung, Totem, hingga monumen-monumen berukuran raksasa.

Bicara mengenai karya seni prasejarah, salah satu karya seni yang cukup fenomenal adalah Geoglyphs. Hal ini berawal ketika awal tahun 1920-an, saat itu sebuah pesawat terbang melintas Gurun Nazca Peru. Saat itu pilot tertegun melihat sebuah karya fenomenal yang ditinggalkan manusia sejak ribuan tahun yang silam.

Sebuah karya 2D sederhana namun dengan ukuran spektakuler, yakni membentang sepanjang 450 kilometer. Entah bagaimana cara manusia kala itu menciptakan karya sepanjang ratusan kilometer tersebut. Keterbatasan peralatan ternyata bukanlah halangan bagi para manusia untuk menciptakan sebuah mahakarya seni. melihat ukurannya, dalam benak kita muncul beragam spekulasi mengenai Geoglyph ini, seperti dengan bantuan UFO, dengan bantuan makhluk gaib, atau makhluk tak kasat mata lain?. Namun seperti halnya karya seni monumental lain dengan tingkat kesulitan tinggi seperti Stonehange, Pyramids, bahkan Crop Circle, sains akan selalu memberikan kita jawaban logis yang akan mengungkap segala misteri dibalik Geoglyphs nan spektakuler ini. 






Referensi : wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar