Tampilkan postingan dengan label Liputan Khusus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liputan Khusus. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juli 2016

Apa saja yang membuat Pelajar dan anak-anak Indonesia banyak yang stress.

Anda pasti pada setuju kalo anak-anak kita adalah pondasi dari kemajuan bangsa indonesia. Bagaimana tidak? Anak-anak yang ada saat ini nantinya akan jadi pemimpin bangsa. Mulai dari Presiden, panglima TNI, dan Kapolri indonesia di masa depan sekarang masih anak-anak. Tapi bagaimana jadinya jika pelajar dan anak-anak indonesia yang nanti akan mimpin negeri ini sudah mengalami stress. Bukankah mengalami stress terlalu dini untuk mereka?

Berikut beberapa penyebab stress anak indonesia

Minggu, 01 Maret 2015

Mengungkap misteri dari Fenomena Begal

Era Orde Baru, preman di tembak mati oleh kopasus sebelum mereka melakukan aksi kriminalitas dalam operasi senyap yang dinamakan petrus. Jangankan Begal, Preman pasar pun di tembak mati. Soeharto tekenal otoriter bahkan terkesan anti demokrasi ketika dia mengontrol seluruh sistem politik indonesia. Sepertinya beliau tahu betul apa efek demokrasi bagi penduduk republik ini. Bahkan sebelum lengser, soeharto pernah bertanya, "Apakah Kalian siap dengan Demokrasi?", bukan tanpa alasan Soeharto khawatir akan penerapan sistem Demokrasi, karena dalam demokrasi terdapat kebebasan berpendapat, Kebebasan berpendapat inilah yang dikemudian hari bisa menjadi Kebebasan bertindak (Anarkisme).

Yang perlu kita ingat adalah Fenomena Tawuran pertama kali muncul setelah Soeharto lengser atau biasa disebut dengan Reformasi. Pergolakan politik dan sosial ketika era reformasi di jakarta seperti kerusuhan mei, tragedi trisakti dan semanggi menjadi tontonan pelajar sehari-hari. Hasilnya, kekacauan di jakarta merasuki para pelajar dan perlahan membentuk para pembunuh berseragam sekolah.